Macet setelah hujan itu biasa

macet1 Kemacetan lalu lintas setelah hujan memang sudah menjadi santapan sehari-hari di Jakarta. Waktu tempuh sudah dipastikan akan jauh lebih lama hingga 50%, untuk transportasi menggunakan sepeda motor. Lain halnya dengan mobil, bisa dipastikan lama perjalanan yang biasanya hanya 1 jam, bisa menjadi 2 hingga 3 jam!

Bagi para riders yang mengandalkan transportasi sepeda motor kemana-mana, hal ini memang kerap menyiksa. Bagaimana tidak, kemacetan bagi para riders, akan lebih melelahkan ketimbang drivers. Di saat macet, hawa panas udara akan menambah kesengsaraan, belum lagi asupan udara knalpot dari bus maupun mobil yang turut meramaikan udara ‘bervitamin’, mengisi paru-paru para riders.

macet2Tak heran rider motorobo terkadang lebih memilih untuk berkendara berhujan-hujan, ketimbang menunggu hujan reda. Dengan asumsi dapat mandi dan segar kembali setelah sampai rumah, daripada harus bermacet-macetan setelah hujan.

Memang ada saatnya keputusan yang diambil motorobo salah. Misalnya, tak jarang rider setelahnya terkena flu, dan batuk pilek akibat bermotor sambil kehujanan. Selain itu, kerap juga mengakibatkan sepatu rider cepat rusak.

Tetapi seperti yang dikemukakan sebelumnya, macet setelah hujan itu biasa. Jadi, sebagai riders, nikmatilah kesengsaraan itu!

Advertisements

4 thoughts on “Macet setelah hujan itu biasa

    • Dan yang penting tetap hati-hati masbro, yang biasanya waspada harus jadi ekstra waspada saat berhujan-hujanan. Jarak pandangan maupun konsentrasi bisa berkurang jauh saat hujan soalnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s