Ketika motor pun parkir paralel

paralelSemakin hari, sepertinya semakin banyak rekan-rekan yang mengambil keputusan untuk commute menggunakan sepeda motor, di belantara raya Jakarta ini. Hal ini terbukti dengan semakin penuhnya parkiran motor di hampir semua gedung di Jakarta.

Jangan harap riders bisa mendapatkan lahan parkir kosong apabila tiba di kantor setelah jam 9:00. Yang ada, motor harus direlakan parkir paralel. Tentunya dengan parkir paralel, riders harus merelakan apabila motor dimaju-mundurkan saat motor yang terhalangi hendak keluar.

Mengenai itu, rider pernah memiliki pengalaman unik. Saat rider hendak pulang dari kantor, sekitar jam 21:00 karena lembur, rider menemukan secarik kertas bertuliskan, “mas, sudah jam berapa ini? aku mau pulang”. Rider sempat terhenyak dan berpikir. Apa arti tulisan tersebut? Apakah; (a) sepeda motor milik rider tersebut terhalangi sehingga tidak bisa keluar untuk pulang? (b) rider atau boncenger tersebut salah sambung mengira motor Thundie saya adalah motor kenalannya? Sejujurnya, hingga saat ini rider belum memiliki jawaban atas pengalaman tersebut.

Bagaimana dengan anda. Apakah anda memiliki pengalaman unik saat parkir paralel?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s